Header Ads

Menjelang Album Perdana, Sarah N’ Soul Rilis Single Berjudul “Funky Girl”


INFO EVENT GIGS - SETELAH merilis empat single secara berkala yaitu I Dont Wanna Know (2011), Pohon Toge (2012), Aku dan Kamu Ada Apa? (2013) dan Jodohmu di Kunci G (Siapa Tau) (2015), duo crossover asal Bandung, Sarah N’ Soul berencana melepas album penuh perdana mereka pada akhir Oktober mendatang. 

Album bertajuk Doodles of Sarah N’ Soul tersebut akan disebarluaskan secara mandiri dengan tiga format rilisan yakni Deluxe Edition, reguler (Compact Disc-CD) dan digital. Sebagai pemanasan bagi album tersebut, duo yang diperkuat oleh Sarah Saputri (vokal, harmonica) dan Nissan Fortz (gitar, vokal) ini merilis single terbaru, berjudul “Funky Girl”. Lagu ini sudah bisa dinikmati dan dimiliki dalam format digital melalui iTunes Store, juga di layanan musik streaming seperti Apple Music, Spotify, Amazon Music, Deezer, Tidal, Guvera dll.

Boleh dibilang single ini adalah jembatan dan angin segar menuju album penuh perdana Sarah N’ Soul yang sudah nyaris 100% siap dipasarkan. Bukan tanpa alasan pula, Sarah N’ Soul sengaja mengeluarkan “Funky Girl”. 

Pasalnya, single tersebut juga merupakan puncak dari tahapan perjalanan Sarah N’ Soul yang selama ini sudah “menabung” untuk album penuh perdana, single ini juga sekaligus membeberkan tentang citra baru dari duo yang terbentuk pada 2010 silam ke arah yang kian berkembang baik secara musikalitas maupun lirikal.

Menurut Sarah N’ Soul, “Funky Girl” pada dasarnya, bercerita tentang gambaran atau sifat dasar dari seorang perempuan, dalam hal ini mengenai kecantikan sejati yang dimiliki oleh dan bagi setiap perempuan.

“Tidak bermaksud menggurui, lewat lagu ini, saya (kami) hanya ingin mengingatkan atau memunculkan kesadaran tentang pentingnya kecantikan (sejati), yang mana setiap perempuan pasti memilikinya. Sebuah kecantikan yang muncul dari dalam diri, tidak hanya sesuatu yang (harus) bisa dipoles dari luar saja,” terang Sarah Saputri selaku penulis lirik.

Sang vokalis ini berujar, bahwa inspirasi dan sumber untuk penulisan lirik “Funky Girl” datang dari pengalaman pribadi dan dari apa yang selama ini coba ia terapkan pada diri sendiri, baik itu tentang sebuah persepsi atau juga pandangannya terhadap semua perempuan yang pernah ia temui, bahkan hingga potret (fenomena) yang dialami oleh hampir seluruh perempuan yang ada di seluruh dunia.

“Sebagai seorang perempuan, saya miris melihat fenomena yang terjadi belakangan ini, banyak sekali perempuan yang merasa tidak percaya diri—tidak merasa cantik lantas rela melakukan apa saja untuk mempercantik diri. Oleh karenanya, lewat lagu ini saya (kami) ingin menyampaikan bahwa semua perempuan itu memiliki kecantikan sejati, perempuan itu memiliki segalanya. Harusnya mereka sadar akan hal itu (kecantikan, red),” ungkap Sarah.

Sementara itu, dari segi musikal, Sarah N’ Soul menyuguhkan kemasan musik bernafaskan blues dengan beat dan bass bercita rasa funky yang kental nan berulang-ulang, ditaburi hentakan namun tetap menyimpan kejutan di setiap part-part lagunya. Progresi chord yang jarang digunakan, juga coba dituangkan dalam lagu ini, serta tidak lupa, kemewahan bunyi trumpet yang digiring untuk memompa pola penegasan bentuk nyata dari irama Funk secara otentik.

“Riff gitar (acoustic) berulang-ulang yang saya mainkan dalam lagu “Funky Girl” bukanlah sesuatu yang tanpa perhitungan, bagi saya hal itu merupakan sebuah ciri atau bentuk lain dari identitas musik yang ditawarkan. Riff adalah kunci utama dari musik blues dan funk, yang mana dalam hal ini (Funky Girl) saya pakai untuk membuatnya seperti (terkesan) menari-nari, Blues is what a soul and funk is what a groove,” beber Nissan Fortz yang bertindak sebagai otak dibalik aransemen lagu.

“Selain itu, pengemasan vokal yang terkesan lebih genit (centil) serta terdengar lebih eksploratif di seluruh kalimat yang dilantunkan, menjadi point lain atau kekuatan tersendiri untuk terciptanya bentuk utuh dari karakter lagu  yang kami usung. Bisa dibilang, hal-hal yang kami tawarkan ini merupakan penggambaran dari apa yang di maksud di dalam lagu tersebut,” tandasnya.

Sebagai catatan, dalam komposisi akhir “Funky Girl”, Sarah N’ Soul juga turut mengajak beberapa orang untuk terlibat dalam proses penggarapan lagu, antara lain: Khrisna Alda Riansyah (Bass), Desal Sembada (Drums) dan Eggy pratama (Trumpet), kesemuanya merupakan musikus-musikus handal—lebih dikenal sebagai session player—yang sudah tidak perlu diragukan lagi kemampuannya.

Sedangkan untuk proses rekaman, semua bagan lagu “Funky Girl” dikerjakan di Garputala Studio (Bandung)—terkecuali untuk instrument bass and drums, dilakukan di Be Sky Studio (Bandung)—dalam kurun waktu yang relatif singkat, yakni hanya dua hari, pada pertengahan bulan Juni 2016. 

Sementara itu demi untuk mempercantik hasil akhir audio, Sarah N' Soul mempercayakan penggarapan kepada orang-orang berpengalaman di bidangnya masing-masing, untuk mixing diserahkan kepada Tantan Nugraha dari Garputala Studio (Bandung) dan untuk mastering Sarah N' Soul memilih engineer handal, Steve Corrao dari Sage Audio Master (Nashville, US).

Tidak hanya sekedar memperhatikan lagu secara utuh, untuk menambah kesan eksentrik, untuk kali pertama Sarah N’ Soul juga berkolaborasi dengan seorang ilustrator muda asal Kota Kembang, untuk menerjemahkan lagu “Funky Girl” ke dalam medium seni menggambar. Seniman tersebut adalah Luthfil Al Hadi, seorang alumnus salah satu perguruan tinggi swasta di Bandung yang telah malang melintang di dunia design/ ilustrasi dengan identitas, Sakadang Keos.

Melalui kemahirannya, Luthfil Al Hadi merepresentasikan lagu “Funky Girl” dengan penggambaran seorang wanita kulit hitam dengan tampilan rambut afro yang menjadi ciri khas gaya funk, di era-nya (tahun 70-an). Perempuan ini dilukiskan seperti sedang menari dan disesuaikan dengan warna musik pada lagu “Funky Girl” yang enerjik dan kompleks.

“Sosok perempuan dalam ilustrasi itu adalah terjemahan dari kata “Funky Girl”. Bahwa funk itu bukanlah menyoal gaya berpakaian saja, tetapi juga tentang (pentingnya) penjiwaan,” kata Luthfil.

Soal teknik ilustrasi, Luthfil mengaku apa yang ia kerjakan lebih mengarah ke pendekatan teknis digital paint bursh tool, dengan pemilihan warna-warna yang disesuaikan dengan karakter atau genre lagu.

“Saya menggunakan warna-warna primer yang cerah dan mencolok, dengan penggayaan ilustrasi di era musik funk (lampau). Warna dan gaya ilustrasi ini digunakan karena merupakan bentuk penyesuaikan dengan konsep menyeluruh dari album Sarah N' Soul”.

========================================================================
Sarah N’ Soul – Funky Girl
Music by Nissan Fortz
Lyrics by Sarah Saputri
Bass by Khrisna Alda Riansyah
Drums by Desal Sembada
Trumpet by Eggy pratama

Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.