Upcoming Event

Musik News

Liputan

Latest Updates

Monita Tahalea merilis video klip terbarunya, “Hai”

13.20.00
(pict: Demajors Independent Music Industry)

INFO EVENT GIGS - Hari ini, Monita Tahalea merilis video klip terbarunya, “Hai”, yang merupakan single kedua dari album Dandelion. Ada yang berbeda dari video klip Monita kali ini. Alih-alih melibatkan tim dengan banyak kru, video klip ini hanya melibatkan sang penyanyi, dan seorang videografer yang juga anggota komunitas fans Monita, #HaiTeman.

“Hai” menunjukkan Monita yang sedang menjelajahi Semarang dengan naik becak dan jalan kaki. Penonton diajak turut serta dalam perjalanan ini, lewat rangkaian gambar yang Monita abadikan dengan kameranya. Seperti menonton vlog perjalanan yang penuh cerita dan warna. 

Lebih dari dokumentasi perjalanan, video klip “Hai” didasari semangat berbagi. Dalam kesempatan ini, berbagi senyum dengan orang-orang asing yang Monita temui di sekeliling kota Semarang. Monita sengaja membawa seikat bunga matahari untuk dibagikan pada mereka yang kebetulan berpapasan dengannya; dari tukang becak, ibu tua yang sedang bersantai di depan rumahnya, hingga anak-anak yang sedang bermain di Kampung Warna-Warni. 

“Lewat proyek video klip ini, saya menantang diri sendiri untuk melakukan one random act of kindness,” kata Monita. “Saya selalu suka bunga, dan bunga matahari ini adalah simbol sapaan kepada orang lain yang tidak saya kenal. Semoga, hari si penerima bunga menjadi lebih indah.”

Daya tarik video klip ini memang timbul dari spontanitasnya. Serangkaian kejadian dan ekspresi yang alami, tanpa diatur skenario atau diganggu kamera, lampu dan serombongan kru. Sesuai dengan lirik lagunya, video “Hai” memperlihatkan kerinduan Monita sebagai penyanyi, yaitu menjalin koneksi dengan audiensinya.

Karena alasan itu pulalah, ia memilih bekerja sama dengan Syifa Sauqy, videografer asal Solo yang tergabung dalam komunitas #HaiTeman. “Aku ingin bisa mendukung anggota #HaiTeman untuk mengembangkan talenta mereka. Meskipun seringkali, aku yang terbantu dan terinspirasi oleh semangat mereka,” kata Monita.

Monita memulai kariernya musiknya dari kompetisi bakat Indonesian Idol. Lewat kompetisi ini, publik mengenal suara lembutnya yang khas, dan gaya bernyanyinya yang “bercerita” khas penyanyi folk. Pada 2010, ia merilis album solo pertamanya yang diproduseri Indra Lesmana, bertajuk Dream, Hope and Faith. Tiga tahun kemudian, ia merilis EP bersama bandnya, The Nightingales yang bertajuk Song Of Praise. Dandelion (2015) adalah album solo keduanya, yang ia rilis secara independen.

Video klip “Hai” dapat ditonton melalui Youtube channel: monitatahalea, Album Dandelion dapat didengarkan dan dibeli di digital platform seperti itunes, spotify dll dan  www.demajors.com

Cikarang Clothing Ramadhan Expo (16-23 Juni 2017)

22.12.00
Cikarang Clothing Ramadhan Expo

⏰ 16 - 23 Juni 2017
🏠 At Parkir Utama Waterboom Lippo Cikarang

Line Up:
- Armada
- Via Vallen
- Rizky Febian
- Hanin Dhiya
- Vierratale
- Stand Here Alone
- Thirteen
- SCIMMIASKA
- Revenge The Fate

With 50 Band Parade | 60 Clothing Brands

More Info:
  • Twitter: cikarangexpo
  • Instagram: cikarangclothing
  • Fanpage: cikarangclothing

Sambut Lebaran, Youngster City Rockers Lepas Single Hujan

21.37.00
(pict: DoggyHouse Records)

INFO EVENT GIGS - Di bulan Ramadhan yang penuh berkah ini, DoggyHouse Records akan merilis sebuah single terbaru sekaligus untuk merayakan Lebaran ala musisi. Single ini adalah milik Youngster City Rockers (YCR), unit Ska Punk asal kota apel yang telah malang melintang di skena music Ska tanah air sejak pertengan Agustus 2006.

Terbentuk dari pecahan dua band yang terlebih dahulu muncul, Bullshit Tomatoes dan High Skunx School, pergantian personil tidak lepas dari roda perputaran mereka. Formasi YCR saat ini terdiri dari 8 orang personil, mereka adalah Bagus Prasetya (Trombone), Fahreza Al Haqqi (Saxophone), Aria Rahadi (Trumpet), Cahaya Satya (Guitar), Zulmy Sulaiman (Bass), Badea Christian (Drum), Theodorus Radityo (Guitar) dan Lucky Juligananda (Vocal).

Band yang album pertama-nya bertajuk Into Deep dirilis oleh Youngster City Rockers secara mandiri pada pertengahan 2014 ini dikenal sering memakai music mereka untuk menyebarkan pesan mengenai kerusakan alam dan lingkungan sekitar. Di single terbaru berjudul Hujan ini mereka kembali membawakan pesan mengenai fenomena alam yang seolah mendatangkan secercah harapan. Bahwa setelah hujan selalu muncul pelangi yang penuh warna-warni.


Para pemuda rocker kota yang pada awal karier-nya sering membawakan cover song dari Suicide Machines dan Potshot ini kembali merangkul penikmat music tanah air dengan irama Ska yang catchy dan lirik berbahasa Indonesia yang mudah diingat. Dengan baris kalimat semacam “bukan sekadar hujan, tetapi bagaimana kita menari disaat petir datang” tidak dipungkiri komposisi mereka terdengar renyah di telinga.

Single Hujan ini akan resmi dirilis DoggyHouse Records dengan format digital free download yang bisa diunduh secara gratis dan legal di: www.doggyhouserecords.com mulai tanggal 25 Juni 2017. Saat ini YCR sedang mencoba merampungkan rekaman untuk materi album kedua mereka yang direncanakan akan rilis tahun ini

Jason Ranti melepas “Suci Maksimal”

21.28.00

INFO EVENT GIGS - Sebulan yang lalu ada sebuah acara bincang-bincang bertajuk Bahaya Komunis di Tanah Air yang Semangkin Kebangetan serta Amat Sangat Racun Edan Sekali bagi Kehidupan Berbangsa dan Bernegara. Berhubung materi bahasan yang cukup serius, dihadirkanlah para pembicara yang cukup serius pula: Oomleo (penggiat seni, dulu pernah serius di kolektif Goodnight Electric); Sir Dandy (pengusaha serius yang cukup serius berkesenian); Soleh Solihun (komika serius yang dulu pernah serius menulis); dan Abie Borneo (seorang dokter dan masih serius berbisnis sesuai hobi) sebagai moderator.  Bincang-bincang ini diadakan karena seseorang bernama Jason Ranti menciptakan lagu berjudul “Bahaya Komunis” dan ketika ditanya lebih lanjut mengenai lagu tersebut dia menyatakan “ingin membuka ruang diskusi.” Maka diadakanlah bincang-bincang tersebut pada 15 Mei 2017 di Borneo Beerhouse Kemang. Di hari yang serius (baca: Senin) itu pula lagu “Bahaya Komunis” bersama 10 lagu lainnya yang termasuk dalam album debut Jason Ranti berjudul Akibat Pergaulan Blues secara serius dirilis ke khalayak penikmat musik. Di acara tersebut pula klip musik dari “Bahaya Komunis” dipertontonkan pertama kali ke masyarakat.

Hari ini, sebulan setelah acara bincang-bincang yang cukup serius tersebut, Jason Ranti merilis single yang berjudul “Suci Maksimal” untuk ikut memeriahkan bulan yang suci ini. Klip musiknya pun tidak lama lagi bisa kita semua nikmati melalui kanal youtube JEJE BOY. Bagi penikmat musik yang mengkoleksi rilisan fisik, silahkan kunjungi toko-toko cd terdekat dan semua jaringan distribusi demajors atau bisa juga membeli secara online lewat www.demajors.com.     

ATLESTA MERILIS SINGEL ANYAR BERTAJUK “RECALLING”

13.13.00

INFO EVENT GIGS- Selepas merilis singel berjudul “Shovia” beberapa waktu lalu, Atlesta kembali mengenalkan materi musik terbarunya. Kali ini, unit electro-pop asal kota Malang itu menyuguhkan “Recalling” yang resmi dirilis dalam versi digital mulai tanggal 7 Juni 2017. 
“Recalling” sejatinya adalah materi untuk bakal album ketiga Atlesta bertajuk Gestures yang akan dirilis mulai 17 Juli 2017 nanti. Konon album tersebut bakal memuat 13 lagu – termasuk dua singel yang sudah dirilis, “Shovia” dan “Recalling”. Sebelumnya, Atlesta juga sudah pernah merilis dua album studio, Secret Talking (2012) dan Sensation (2014).

“Materi dasar lagu ini mulai saya kerjakan pas berada di Singapura, tahun 2016 lalu. Tema liriknya berkisar soal kenangan atau nostalgia,” terang Fifan Christa, pemuda di balik brand dan nama panggung Atlesta, mengenai singel barunya tersebut.  

Are we holding on that time? Are we repeating this time? Tell you, I will leave this town. Something you got me. Something will haunt me. One more wait...” bunyi salah satu bait yang ditulis Fifan Christa pada lirik lagu “Recalling”. 

Sepulang dari kunjungan singkatnya ke Singapura, Fifan Christa kemudian memoles lagi beberapa bagian musik “Recalling” di studio rekaman. “Cukup ribet sih pas ngerjain lagu ini. Banyak yang saya utak-atik lagi sampai nemu aransemen yang pas,” tuturnya. “Revisinya sampai lebih dari sepuluh kali kayaknya...”

“Recalling” adalah komposisi electro-pop yang penuh dengan nuansa ambient dan dreamy. Tembang berdurasi hampir empat menit ini sarat dengan suara synthesizer yang kalem dan tenang. Aransemennya sengaja dibikin agak simpel dan chillin'. Pada beberapa part diisi oleh bunyi piano elektrik, solo gitar, dan suara latar perempuan.

Dalam proses pengerjaan lagu “Recalling”, Fifan Christa dibantu oleh beberapa musisi yang juga teman baiknya. Seperti misalnya Mahatamtama Arya yang mengisi bagian gitar dalam sesi rekaman di Delicore Studio, Yogyakarta. Lalu ada Ristri Putri (eks Knee and Toes) yang merekam vokal latarnya di ALS Studio, Jakarta. 

Untuk proses mixing lagu “Recalling” dilakukan di ALS Studio (Jakarta) oleh Wendi Arintyo. Sedangkan sesi mastering-nya dikerjakan oleh Steve Corrao di Sage Audio, Nashville, Amerika Serikat. 

Sejak saat ini, semua karya musik Atlesta dirilis di bawah nama Pops You Good. Label rekaman itu baru dibentuk oleh Fifan Christa dan bertujuan untuk menaungi karya-karyanya bersama Atlesta. “Tapi tidak menutup kemungkinan untuk merilis karya musik teman-teman yang lain juga kok...” katanya kemudian.

Album Gestures nantinya juga akan dirilis oleh Pops You Good dalam dua edisi format fisik dan digital. Saat ini, versi digital dari album Gestures memasuki masa pre-order dan sudah bisa dipesan melalui iTunes dan Atlesta Store.

Sementara singel “Recalling” sudah bisa dinikmati melalui iTunes, Spotify, Apple Music, dan beberapa layanan digital music store lainnya. Selain itu, “Recalling” juga dikemas dalam format video animasi 3D garapan Iqbal Febrian dan dapat disimak melalui kanal YouTube resmi Atlesta.     

“Ada satu singel lagi yang akan kita lepas sebelum perilisan album Gestures nanti,” ungkap Fifan Christa membeberkan rencana Atlesta selanjutnya. “Setelah itu, masih banyak agenda dan planning lain yang sedang saya siapkan bersama tim manajemen di Atlesta...” 

Singel “Recalling” bisa disimak melalui tautan berikut:

Untuk pre-order album Gestures, klik di sini ; http://smarturl.it/Gestures

Tulisan oleh : Samack

Sandhy Sondoro Mewakili Indonesia di acara Internasional Music Festival WHITE NIGHT of St. Petersburg, Russia

23.14.00
(pict: Best Beat Music)

INFO EVENT GIGS - Sandhy Sondoro akan kembali menunjukan kemampuan bermusiknya di kancah dunia musik internasional melalui festival musik International Music Festival "White Nights of St. Petersburg". Festival musik ini akan diikuti oleh berbagai musisi di seluruh dunia dari berbagai jenis musik.

"Saya ikut kompetisi ini demi nama harum Indonesia di kancah festival musik internasional," ungkap Sandhy mengenai keikutsertaannya. Ia mengaku ditawari oleh sang agen di Eropa, Brandon Stone, untuk berpartisipasi dalam festival musik bergengsi ini.

International Music Festival "White Nights of St. Petersburg" ini digelar pertama kali di tahun 1992 dan langsung didaulat menjadi salah satu festival musik internasional yang bergengsi. Festival ini makin mendunia mulai 2011 berkat support dari Presiden V.Putin. Selain diikuti oleh berbagai musisi bertalenta dari seluruh dunia, para musisi internasional juga menaruh perhatian terhadap acara ini. Terbukti dari tampilnya berbagai artis internasional terkenal yang tampil dalam ajang ini, diantaranya adalah Boney M, A-Ha, David Coverdale, Glenn Hughes, Rick Wakeman, Joe Cocker, Sheryl Crow, Steve Vai, Mr. Big, Bryan May (ex. Queen), Julio Iglesias, Ringo Starr & All Starr Band, Deep Purple, dan masih banyak lagi.

Bertempat di Oktyabrsky Grand Concert Hall – Rusia, Sandhy Sondoro akan berkompetisi di International Music Festival "White Nights of St. Petersburg" pada tanggal 8-10 July 2017. Acara ini juga akan disiarkan langsung oleh salah satu channel TV di Rusia.

"Bagi saya, jangan pikirkan apa yg tanah airmu telah berikan kepadamu tetapi berikanlah darimu yang terbaik sebanyak-banyaknya utk tanah airmu. Mohon doanya agar niat dan usaha saya di ajang ini bisa membawa hasil bagus dan mengharumkan nama Indonesia," jelas Sandhy Sondoro

BLACKTEETH RILIS SINGLE PESTA DI NERAKA

22.55.00
(pict: Demajors Independent Music Industry)

INFO EVENT GIGS - Setelah sukses dengan single Anjing Kantor, BLACKTEETH kembali merilis single dari album Bleki yang berjudul Pesta Di Neraka. Di lagu ini, BLACKTEETH membalut unsur rock and roll yang kental. “Gw penggemar berat musik rock and roll, dari album pertama pun banyak banget unsur rock and roll yang gue adaptasi ke musiknya BLACKTEETH. Untuk lagu Pesta Di Neraka, gw coba mengadaptasi lagu Neraka Jahanam Duo Kribo dan Highway To Hell nya AC/DC. Harapannya supaya orang bisa benar-benar merasakan serunya pesta di neraka hahaha ” Tutur Satriyo sang penulis lagu dengan nada bercanda.

Ada yang berbeda dari BLACKTEETH kali ini. Christopher Bollemeyer dan Eno Gitara tidak lagi melanjutkan karir musik mereka bersama band ugal-ugalan tersebut. Band yang pada akhir tahun 2016 merilis album kedua berjudul Bleki ini menyisakan Said Satriyo sang founder dan Jerremia L Gaol (bassist).

Alasan hengkangnya Christopher Bollemeyer dan Eno Gitara dikarenakan BLACKTEETH semakin menjadi band yang professional. Coki menjelaskan “BLACKTEETH itu emang proyeknya Satriyo dari awal. Dia yang bikin konsep, dia yang nulis lagu, dia yang ngasih nama. Anaknya ulet dan punya visi yang jelas buat band ini. Dari awal gue diajak sama Eno untuk gabung di BLACKTEETH gue ga heran kalo band ini bisa jalan ke arah yang lebih profesional. Dulu gue pernah bilang ke Satriyo kalo BLACKTEETH udah sampe di fase ini lo jalanin aja band ini sama Jerry karena gue sih yakin walaupun gue dan Eno ga ada BLACKTEETH masih akan tetep jalan.”

“Gue orang pertama yang tertarik dan yakin sama materi yang di upload sama Satriyo di SoundCloud. Makanya gue nawarin diri untuk main drum di BLACKTEETH. Terbukti band ini bisa jadi band yang produktif dan setiap gue pergi ke daerah-daerah sama NTRL, banyak banget orang yang langsung bilang ke gue suka sama BLACKTEETH. Jujur, gue sih ga heran karena level band ini (BLACKTEETH) emang udah sampe di situ. Jadi gue sih yakin tanpa gue dan Coki pun BLACKTEETH tetep akan bisa jalan. Gue malah ga sabar BLACKTEETH bisa sepanggung dan tur bareng NTRL” Pasti bakal seru banget di backstage hahaha.” Ungkap Eno.

Jerry menjelaskan situasi BLACKTEETH saat ini "Satriyo itu founder sekaligus otak dari BLACKTEETH, gue, Eno dan Coki ga ada kesulitan untuk blend in dengan ide dan konsep yang Satriyo bawa karena referensi dan ketertarikan musik kita berempat sama. Sampai sekarang pun ga ada yang berubah dengan kondisi BLACKTEETH, tapi akan jadi stagnan kalau bertahan dengan format awal, karena kenyataannya BLACKTEETH udah di kondisi untuk lebih profesional dan bertanggung jawab dengan karya yang udah ada. Akhirnya keputusan ini yang harus diambil, gitu aja sih."

Lagu Pesta di Neraka terdapat di album kedua BLACKTEETH yang dapat dinikmati dalam bentuk CD dan berbagai portal digital antara lain iTunes, Spotify, Deezer, Joox, dan layanan music streaming lainnya.

Payung Teduh Release Single Baru "Akad"

22.11.00

INFO EVENT GIGS - Setelah  menanti sekian waktu untuk menunjukkan sebuah karya yang produktif di sela padatnya aktifitas Payung Teduh, inilah saatnya band yang terbentuk pada akhir 2007 hingga sekarang dengan beranggotakan Mohammad Istiqamah Djamad a.ka. Is [Vocal & Guitar], Comi Aziz Kariko a.k.a Comi [Contrabass], Alejandro Saksakame a.k.a Cito [Drum] dan Ivan Penwyn a.k.a Ivan [Guitalele, trompet] kembali memberikan suguhan romansa dengan sedikit sentuhan berbeda.

Berselang kurang lebih lima tahun dari album terakhir, dan ini merupakan pembuka jalan untuk album terbaru Payung Teduh secepatnya. Ini dia single terbaru Payung Teduh bertajuk “Akad”, yang tentu sudah terbayang tentang isi lagunya. Ini dia sebuah kisah yang dilantunkan dengan syahdu dengan nuansa yang kental dengan khas Payung Teduh dengan tambahan string section dan trompet menambah romansa single yang satu ini. Lagu yang mengisahkan tentang pinangan untuk menjalani hidup bersama dalam sebuah ikatan suci Pernikahan.

Single “Akad” tersebut akan dibawakan secara Live, Rabu 7 Juni 2017. Dan akan disiarkan Live melalui kanal digital Payung Teduh, seperti Instagram, Facebook, Twitter dan Youtube. Mulai pukul 16.30 sampai 17.00 menjelang buka puasa.

Puan
Apa yang ada sekarang hanyalah nyali
Senjata utama yang kupinta pada Tuhan untuk mendekatimu
Duhai Puan
Sudikah kau menjadi teman dalam sisa umur ini kedepan
Wahai kau yang memikat hati ini
Sediakah lengkapi asa dan hasrat ini mencintaimu sebagai istriku
 
Sebuah hal sederhana namun kuat. Yang tidak semua orang bisa mengungkapkannya. Hanya mereka yang tulus dan sabar yang mampu menyampaikannya dengan penuh keikhlasan.  Sebuah gudang peluru untuk melanjutkan hidup dan kehidupan lebih berarti.
 
Segar, ceria, membuat hati wanita berbunga, single “Akad” bisa saja menjadi medium para pria yang ingin membuktikan kesungguhan cintanya untuk pasangan terkasihnya. Selain itu juga berupa seruan bagi semua kaum lelaki untuk segera melamar perempuan idamannya.
Selamat menikmati, single Akad karya Payung Teduh.
 
Copyright ©2014 - INFO EVENT GIGS - Portal Seputar Musik | Designed by OddThemes